Rabu, 23 September 2020

Beberapa Teknik Menunda Ejakulasi untuk Cegah Ejakulasi Dini

 

Beberapa Teknik Menunda Ejakulasi untuk Cegah Ejakulasi Dini

Ada sejumlah teknik untuk menunda ejakulasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan durasi hubungan seks. Hal ini bisa dianggap penting oleh sebagian pria demi mendapatkan kepuasan seksual yang maksimal atau untuk memuaskan pasangan. Selain itu, teknik menunda ejakulasi bisa bermanfaat untuk mencegah atau mengatasi ejakulasi dini. Prediksi Singapore

Ejakulasi dini adalah suatu kondisi di mana seorang pria tidak dapat mempertahankan hubungan seks kurang dari 5 menit. Meluncurkan Health Line dan Mayo Clinic, berikut berbagai teknik menunda ejakulasi yang bisa Anda coba:

1. Teknik stop-squeeze

Teknik stop-squeeze atau pause-squeeze adalah salah satu bentuk pengendalian ejakulasi. Teknik ini memungkinkan Anda mendekati titik klimaks dan kemudian mundur secara tiba-tiba dengan meremas ujung penis hingga sensasinya mereda. Anda bisa meremas penis satu atau beberapa kali saat berhubungan. Ingat, di sisi lain, menunda ejakulasi dengan teknik stop-squeeze juga bisa memiliki efek samping yang merugikan yaitu menunda atau mengurangi kepuasan pasangan Anda.

Anda harus memastikan bahwa Anda dan pasangan berada di frekuensi yang sama sebelum melakukan ini.

Cara melakukan teknik stop-squeeze untuk menunda ejakulasi yaitu:

-Mulai aktivitas seksual dengan stimulasi penis yang normal

-Ketika Anda sampai pada titik yang Anda yakini siap mencapai klimaks, hentikan semua dorongan atau gesekan

-Anda atau pasangan bisa meremas penis untuk menghentikan perasaan ingin "keluar"

- Pertahankan tekanan kuat pada penis sampai sensasi berlalu

Pada penderita ejakulasi dini, jika dilakukan secara rutin, lama-kelamaan teknik stop-squeeze memang bisa membuat penis bertahan dengan sendirinya. Sedangkan jika dilakukan terlalu sering oleh pria yang tidak memiliki masalah ejakulasi dini, teknik stop-squeeze ejakulasi delay dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada penis. Menunda ejakulasi terlalu sering juga bisa memicu ketergantungan dan seks bisa terasa aneh karena ada "lag".

2. Teknik stop-start

Seperti metode stop-squeeze, teknik stop-start dapat membantu Anda menunda ejakulasi saat berhubungan. Cara ini bisa menunda orgasme dan mempertahankan daya tahan ereksi, sehingga aktivitas seksual bisa terus berlanjut. Teknik stop-start ejakulasi delay juga dikenal sebagai teknik edging (edge) karena pria biasanya harus merayap ke tepi ranjang untuk menghindari semua rangsangan seksual sebelum kembali berhubungan setelah sensasi berlalu. Anda dapat mengulangi siklus ini beberapa kali hingga Anda siap untuk orgasme.

Teknik stop-stretch bisa berguna untuk memperpanjang seks dan mencegah ejakulasi dini. Namun, teknik ini juga bisa menjadi "latihan" yang membosankan karena butuh waktu, apalagi jika pasangan Anda tidak menginginkannya. Pastikan untuk membicarakan hal ini sebelum Anda dan pasangan berhubungan seks. Cara menunda ejakulasi dengan teknik stop-stretch yaitu:

-Mulai aktivitas seksual

-Ketika Anda akan mencapai titik klimaks, berhentilah mendorong atau menggosok, dan mundurlah

-Tunggu beberapa detik atau menit Anda dapat melanjutkan aktivitas seksual ketika sensasi ingin "keluar" telah berlalu dan Anda tidak lagi merasa berada di ambang klimaks

3. Teknik lainnya

Selain teknik stop-squeeze dan stop-start, praktik berikut juga dapat membantu Anda menunda ejakulasi:

* Memperpanjang durasi foreplay

Teknik ini dilakukan untuk membantu mengurangi tekanan atau ekspektasi dengan tidak melakukan hubungan seksual dalam jangka waktu yang lebih lama. Sebaliknya, fokuslah pada jenis permainan seksual lainnya, seperti pijat, sentuhan intim, dan ciuman.

Kenakan kondom klimaks

Kondom khas, yang dibuat dengan lapisan tipis lateks, dapat membantu mengurangi sensasi dan memperpanjang aktivitas seksual Anda. Anda juga bisa membeli kondom yang dirancang khusus untuk menunda ejakulasi. Kondom ini biasanya dibuat dari lateks yang lebih kental.

Penggunaan obat bius seperti benzocaine atau lidocaine juga bisa menjadi alternatif untuk mengurangi sensasi pada permukaan penis. Ini bisa memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk ejakulasi atau klimaks. Daftar Bandar Togel Online Terpercaya

* Oleskan anestesi topikal ke penis

Agen anestesi yang digunakan dalam kondom juga dapat ditemukan dalam krim dan semprotan. Anda mungkin bisa menunda klimaks dengan mengoleskan salah satu topikal ini ke penis 10 sampai 15 menit sebelum memulai hubungan seksual.

* Lakukan onani sebelum berhubungan

Anda mungkin bisa menunda ejakulasi seksual dengan melakukan masturbasi 1 atau 2 jam lebih awal. Anda mungkin tidak dapat mengantisipasi seks sebelumnya dalam setiap kasus, tetapi jika Anda bisa, strategi ini mungkin bisa membantu.

0 komentar:

Posting Komentar