Rabu, 23 September 2020

Beberapa Ciri-ciri dan Gejala Kolesterol Tinggi pada Tubuh

 

Beberapa Ciri-ciri dan Gejala Kolesterol Tinggi pada Tubuh

Kolesterol adalah lemak lilin yang ditemukan di dalam darah. Tubuh manusia membutuhkan kolesterol untuk mendukung pertumbuhan sel yang sehat. Namun, kadar kolesterol yang tinggi dapat memicu penyakit jantung dan pembuluh darah. Prediksi Singapore

Meluncurkan Mayo Clinic, kolesterol tinggi menyebabkan lemak menumpuk di pembuluh darah. Saat banyak timbunan lemak di pembuluh darah, aliran darah tidak lancar. Endapan ini terkadang bisa tiba-tiba pecah dan membentuk gumpalan yang memicu serangan jantung dan stroke. Kolesterol tinggi bisa berasal dari faktor keturunan. Namun penyakit ini umumnya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat seperti makan sembarangan hingga malas beraktivitas. Ciri-ciri kolesterol tinggi dalam tubuh seringkali tidak menunjukkan gejala tertentu. Tes darah adalah satu-satunya cara untuk mendeteksi kadar kolesterol dalam darah.

Namun sejumlah penderita mengalami beberapa gejala kolesterol tinggi, di antaranya:

1. Luka kuning pada beberapa bagian tubuh

Melansir WebMD, gejala kolesterol tinggi akibat keturunan bisa memicu tumbuhnya luka kekuningan pada kulit. Luka khas akibat pertumbuhan lemak di bawah jaringan kulit disebut xanthoma. Xanthoma saat kolesterol naik bisa muncul di berbagai bagian tubuh, seperti lutut, siku, kaki, tangan, bokong, dll. Dilansir dari Healthline, xanthoma bisa tumbuh sebesar kepala peniti hingga seukuran buah anggur. Munculnya sariawan ini seringkali menyerupai benjolan pipih di bawah kulit dengan warna kuning atau jingga. Xanthoma tidak menimbulkan rasa sakit, lembut, dan terkadang memicu rasa gatal. Yang perlu diingat, gejala xanthomata kolesterol tinggi tidak muncul pada penderita kolesterol tinggi karena faktor gaya hidup atau usia.

2. Impotensi atau impotensi

Ciri-ciri kolesterol tinggi dalam tubuh yang biasa dialami penderita adalah impotensi. Impotensi ini bisa dipengaruhi oleh penumpukan kolesterol di arteri. Umumnya impotensi menyerang pria yang kadar kolesterolnya meningkat atau tinggi.

3. Lingkaran putih di kornea mata

Tanda lain dari tingginya kolesterol adalah munculnya lingkaran putih atau setengah lingkaran di dalam kornea mata. Meluncurkan buku Care Your Self Cholesterol (2008) karangan dr. Sri Nilawati, SpKO dkk., Gejala kolesterol tinggi terkadang muncul dari penderita yang berusia di bawah 30 tahun atau di atas 50 tahun. Namun ciri lingkaran putih pada kornea mata belum bisa dijadikan patokan utama peningkatan kadar kolesterol. Jika muncul lingkaran putih pada kornea mata, sebaiknya dilakukan pemeriksaan kolesterol.

4. Bercak kuning di bawah kelopak mata

Munculnya bercak kuning di bawah kelompok mata (xanthelasma) juga bisa menjadi tanda tingginya kolesterol dalam tubuh. Gejala kolesterol tinggi dengan bercak kuning di bawah kelopak mata muncul dari kelompok usia di bawah 30 tahun ini. Namun, tidak adanya bintik-bintik kuning di bawah kelopak mata bukanlah tanda dari tingginya kolesterol saja. Terkadang gejala serupa juga muncul pada orang sehat.

5. Sakit kepala atau nyeri badan

Tanda umum kolesterol tinggi seringkali sulit dikenali karena penyakit ini tidak menimbulkan gejala khas. Beberapa penderita mengalami pusing dan sakit kepala sebagai tanda peningkatan kolesterol. Peluncuran buku 100 Tanya Jawab Kolesterol oleh Chairinniza K. Graha, kadar kolesterol yang tinggi menyebabkan darah yang banyak mengandung lemak menjadi kental.

Akibatnya lemak bisa menumpuk di dinding pembuluh darah dan menghambat kelancaran aliran darah. Selain itu, penumpukan lemak di pembuluh darah bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengurangi suplai oksigen. Saat kadar oksigen berkurang, seseorang bisa mengalami sakit kepala atau nyeri tubuh. Daftar Bandar Togel Online Terpercaya

Namun, pusing dan nyeri bukanlah satu-satunya gejala kolesterol tinggi. Penyakit seperti flu juga bisa memicu gejala tersebut. Gejala umum kolesterol tinggi dalam tubuh biasanya tidak terlihat jelas. Penderita baru merasakan ciri kolesterol tinggi saat serangan jantung atau stroke sudah terjadi. Sebelum terlambat, ada baiknya setiap orang memeriksakan kadar kolesterol darah secara rutin.

0 komentar:

Posting Komentar